Skip to content

Starbucks’s Vanilla Blended Cream :)

Okay I have to admit that I’m not one of Starbucks fan. Pengen sih suka dengan berbagai menu di Starbucks tapi gimana lagi kalo emang ga terlalu suka makanan manis :D malah bagus yah jadi jarang jajan di sana.. Tapi kalo about the brand and the place really love it!
Anyway tetap ada manfaatnya saat lagi not in a good mood, cari tempat untuk nongkrong dan ngelamun or have ur own browsing moment, bisa stand by di sini.. dan salah satu yang jadi menu favorit (could be the only one :D) adalah this vanilla blended cream :) so vanilla dan sungguh menenangkan, jangan lupa pesan es nya jangan terlalu banyak yah!

Info Mall di Bandung (Mall–Mall Terkenal Terbesar Terlengkap di Bandung)

Bagi Anda pendatang yang sedang berlibur di Bandung yang ingin menghabiskan waktunya berjalan-jalan di mall, berikut ini adalah informasi tentang mall-mall besar atau mall-mall yang terkenal beserta lokasi atau alamatnya, yang terdapat di kota Bandung. Berikut adalah daftar/informasi/list dari mall-mall yang terkenal atau populer atau terlengkap/terkomplit dan terbesar di kota Bandung :

Bandung

Campuran dahsyat dari dark chocolate dan green tea!

Suasana hati lagi galau? paling pas pergi ke luar cari tempat nongkrong baru trus nyoba makanan baru ya ga :D seperti itulah suasana hati waktu nyari2 tempat nongkrong di BIP..
Akhirnya karena blm pernah nyoba 99ers coffee sama sekali, akhirnya memutuskan untuk nongkrong di 99ers coffee BIP yang berlokasi di lantai paling bawah, pojok deket McD.
Di sini juga jadi pilihan karena lengkap dengan colokan dan internet :)
Minuman yang dicoba adalah verde coco-latte yaitu campuran dark chocolate and green tea. Baru pernah tau ada minuman seperti ini dan baru nyoba juga.. wah ternyata rasanya enak banget lho! Recommended banget! kalo ga takut gemuk bisa sering2 nih :D rasanya unik banget, udah mana dark chocolatenya enak, green tea juga enak, ternyata pas dicampur oke banget :)

Pulau Kemaro Yang Indah


Pulau Kemaro merupakan sebuah pulau yang berada di tengah sungai Musi Palembang Sumatera Selatan. Ketenaran pulau tersebut tidak bisa di pungkiri karena menjadi pusat tempat perayaan Cap Go Meh setiap tahun, bagi warga keturunan china dari berbagai pelosok negeri.

Untuk mencapai pulau Kemaro, harus menempuh jalur air, dengan ongkos beragam tergantung jenis kapal. Dengan Speed Boat dari Benteng Kuto Besak seharga 50 Ribu Rupiah antar jemput. Dengan kapal ketek 70 Ribu dari benteng kuto besak antar jemput. Jarak tempuh ke pulau Kemaro sekitar 30 menit dengan speed boat. 50 menit dengan kapal Ketek.

Sepanjang jalan, anda bisa menikmati pemandangan pesisir sungai Musi, termasuk jembatan kebanggan Wong Kito, yakni jembatan ampera, termasuk banyaknya rumah rakit atau rumah tradisional Palembang, serta tempat-tempat bersejarah lainnya di sepanjang sungai.

Saat memasuki pulau ini kita akan di sambut oleh pohon-pohon yang tinggi menjulang. Kelenteng dan Pagoda. Di kelenteng umat muslim di ijinkan oleh pengurus untuk berdoa karena pulau ini merupakan pulau yang memperlihatkan kerukunan umat beragama antar Islam, Budha dan Khong Hu Cu.

Konon, pulau Kemaro merupakan pulau yang sejarahnya terbentuk oleh kekuatan cinta antara putri Kerajaan Sriwijaya Siti Fatimah dengan seorang pemuda perantauan dari tiongkok. Setelah menikah pasangan suami istri ini berkunjung ke negri asal sang suami. Setelah itu kembali lagi ke Palembang. Dengan di bekali tujuh guci besar dari orang tua sang suami. Saat di sungai Musi sang suami putri siti fatimah. Membuka guci dan ingin melihat berisis apakah ketujuh guci ini. Saat di buka ternyata berisikan sayur bayam dan asin-asinan.

Karena malu jika pulang dari Tiongkok hanya membawa sayur bayam dan asinan. Suami Siti Fatimah membuang seluruh guci ke sungai. Namun saat akan membuang guci ketujuh guci tersebut jatuh di dek kapal dan pecah. Maka berhamburanlah semua isi yang ada di dalam guci berupa perhiasan yang berharga. Melihat hal tersebut suami siti fatimah menyesal karena telah membuang guci-guci tersebut. Lalu suami siti fatimah terjun ke sungai Musi untuk mengangkat kembali guci-guci tersebut. Bersama salah satu pengawalnya. Namun setelah beberapa jam sang suami dan pengawalnya tidak naik kepermukaan, lalu sang putri pun ikut terjun kesungai dan ikut tewas tengelam di sungai Musi.

Setelah beberapa tahun muncullah gundukan tanah tepat di tempat tengelamnya Siti Fatimah, yang akhirnya menjadi pulau. Tepat di tengah-tengah pulau terdapat tiga gundukan tanah. Yang di perkirakan merupakan makam sang putri dan suaminya. Berserta pengawalnya. Tempat ini kemudian menjadi tempat yang di keramatkan baik oleh orang pribumi maupun warga etnis China.

Pulau Kemaro juga menjadi tempat ibadah warga etnis china walau pun makam yang ada di dalam kelenteng merupaka makam warga muslim. Dan telah di bangun kelenteng dan pagoda. Di saat menjelang hari raya Cap Goh Meh banyak warga etnis China mendatangi pulau ini untuk bersembayang mau pun meminta rezeki dan jodoh. Bahkan yang berkunjung ke pulau ini bukan hanya dari dalam negeri saja. Warga Singapure, Malaysia, China. Hongkong dan lain-lain, untuk meminta rezeki dan jodoh.

Asal mula nama pulau Kemaro di karenakan saat air sungai pasang pulau ini tidak tengelam tetap kering. Selain di sebut pulau Kemaro, pulau ini juga di sebut pulau cinta. Karena banyaknya orang meminta jodoh di pulau ini. Dan mengukirkan nama mereka di pohon cinta.

Pohon cinta merupakan pohon beringin yang telah lama tumbuh di pulau Kemaro. Salah satu pulau yang menjadi objek wisata di kota Palembang. Biasanya pulau Kemaro ini ramai di kunungi di saat hari libur nasional dan mendekati perayaan cap goh meh. Biasanya banyak kaula muda mudi datang ke pulau ini untuk mencari jodoh. Bahkan yang telah memiliki pasangan, juga tidak ketinggalan mengunjungi pulau ini.

Tak urung pohon cinta ini merupakan salah satu tujuan para anak muda untuk bersumpah setianya di pohon cinta ini. Pohon cinta ini terletak di tengah pulau Kemaro berdekatan dengan pagoda. Walau pun pihak pengelola melarang mengukir nama dan memanjat pohon. Namun hal ini tidak di perdulikan para kaula muda yang sedang kasmaran.

Di pulau Kemaro juga terdapat sebuah Pagoda yang sangat cantik, pagoda ini memiliki sembilan tingkat dengan ketinggian 40 meter. Pagoda yang berada tepat di tengah pulau Kemaro ini baru di bangun pada tahun 2008 lalu, untuk mempercantik pulau Kemaro. Pagoda ini merupakan Pagoda tertinggi di Palembang, dan kini Pagoda ini telah menjadi ikon pulau Kemaro.

Pulau Hari, Surga Para Diver

Pulau Hari adalah nama pulau kecil tak berpenghuni yang letakknya tak jauh dari kota Kendari Sulawesi Tenggara. Pulau ini terkenal dengan keindahan panorama alamnya yang masih alami. Di sekeliling pulau terdapat karang hitam yang diselimuti hujaunya daun semakin menambah keindahan alamnya.

Permukaan air yang jernih membuat kita dapat memandang dengan jelas gugusan karang besar dan kecil yang terdapat di dasar laut. Selain itu, pulau Hari juga memiliki hamparan pasir putih yang bersih.

Dari kota Kendari, kita bisa menempuh perjalanan laut menggunakan perahu atau speed boat selama kurang lebih 1,5 jam.

Disini kita bisa menyaksikan hutan-hutan kecil yang masih cukup perawan, karena memang pulau ini belum ada sentuhan bangunan modern ataupun tradisional sama sekali. Disekeliling pulau ini, terdapat beberapa spot atau titik penyelaman, khusus bagi para wisatawan pengemar wisata atau olaha raga selam atau para diver.

Keindahan panorama di darat maupun di dalam air laut, hampir sulit diungkapkan melalui kata-kata. Puluhan jenis karang indah bersama ikan dengan segala biota lautnya, bisa disaksikan lebih dekat oleh para diver. Bahkan beberapa diver sangat tertarik untuk mengabadikan beberapa panorama underwater yang ada di pulau Hari ini.

Bagi para diver, mereka memilih pulau Hari sebagai tujuan wisata, bukanlah tanpa alas an. karena salah satu faktor yaitu tingkat pencahayaan akibat kejernihan air untuk menikmati panorama underwaternya, sangat bagus termasuk menyelam hingga kedalaman 10 meter akan lebih fantastic lagi.
source : berita86.com

Makaroni panggang harummm bikin melayang :D

Salah satu favorit kalo lagi liburan adalah tentu bikin kue di rumah :D kebiasaan itu dari kecil sampai sekarang kalo lagi liburan pasti aja ada yang spesial yang dimasak di rumah..
Salah satu menu favorit yang suka dibuat di rumah adalah ini nih.. Makaroni Panggang! wahhh dari gambarnya aja udah terlihat sedap apalagi kalian cium baunya pas udah mau mateng fresh from the oven :D :D mantappp sekaliii!!! 
Si makaroninya bisa pilih antara pakai yang panjang2 kayak gini atau yang makaroni biasa, sama2 enak lah yah buat pecinta pasta seperti kita :) pakai campuran daging sapi cincang, keju dan susu sapi yang dijadikan satu, dicampur di loyang dan di panggang sampai matang dan menguning :) 

Ini bukan kategori cemilan lho soalnya makan beberapa potong aja udah kenyang karena memang kandungannya high carbo dan lemak nih :D:D
Buat yang mau referensi makaroni panggang enak klik di sini

Buat yang pengen nyoba bikin sendiri di rumah ini dia resep nya :

Bahan:
1 bungkus makaroni (227gr)
1/2 kaleng corned beef
50 gr mentega
50 gr bawang bombay
50 gram tepung terigu
3 butir telur dikacau sebentar
125 gr keju parut/parmesan
100 gr daging asap potong korek api
500 cc susu
1/2 sdt pala halus
1/2 sdt merica halus
1 sdt garam
Cara membuat macaroni panggang:
1. Didihkan air dengan sedikit garam, rebus makaroni sampai matang.
2. tiriskan, siram dengan air dingin dan beri sedikit mentega supaya tidak saling melekat
3. Tumis bawang bombay sampai layu, masukkan tepung terigu aduk rata
4. Tuangi susu, didihkan sambil diaduk hingga licin
5. Masukkan corned beef, 100 gr keju parut, daging asap dan makaroni, aduk rata. bubuhkan garam, pala, dan merica aduk dan angkat dari api
6. Masukkan telur campur rata
7. Tuang ke dalam pinggan tahan panas yang sudah diolesi margarin. ratakan, taburi dengan sisa keju parut
8. Panggang dalam oven panas bersuhu 180oC selama 35 menit hingga permukaan makaroni kuning kecokelatan

Taman Wisata Bantimurung, Menakjubkan di Sulawesi Selatan

Taman Wisata ini terletak di kota kelahiran saya tepatnya Bantimurung – Kab. Maros – Sulawesi Selatan, berbatasan dengan Kabupaten Pangkep yang memiliki jarak ± 20 km dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin atau Jln. Poros Maros-Bone, secara administratif Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung terletak di wilayah Kab. Maros dan Kab. Pangkep dengan batas sebelah Barat berbatasan Kab. Maros dan Kab. Pangkep, sebelah Utara berbatasan dengan Barru, disebelah Timur berbatasan dengan Kab. Bone dan sebelah Selatan berbatasan dengan Kab. Maros itu sendiri. Taman wisata bantimurung ditunjuk menjadi kawasan konservasi atau taman nasional sejak tanggal 18 Oktober 2004. Saat ini dikelola oleh Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, yang berkedudukan di Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan, Sebagai Objek Wisata Terbaik Di Sulawesi Selatan.


Air Terjun Bantimurung


Klaim bahwa Bantimurung Objek Wisata Terbaik di Sulawesi Selatan ini bukan mulut–mulut saja tapi, kita dapat melihat berbagai cagar alam, tentunya tidak dimiliki tempat wisata lainya, itu juga terlihat jumlah pengunjung setiap harinya terutama pada hari-hari libur, kita meliha jejeran pengujung duduk santi menikmati panorama alam yang sangat indah. Pusat taman wisata Bantimurung terletak dilembah bukit, diapit tebing terjal atau kapur karts yang curam dengan vegetasi tropis yang sangat subur dan menarik perhatian, sehingga selain memiliki Air Terjun yang begitu spektakuler, di dalam kawasan ini juga tedapat gua – gua yang menarik yang masih alami belum mengalami perubahan-perubahan oleh aktifitas manusia salah satunya Gua Mimpi dengan panjang lorong ±1500 m dan memiliki ornamen – ornamen yang menakjubkan.
Nah ini yang menurut saya paling menarik, ternyata Bantimurung menyandang sebuah gelar yang diakui oleh Dunia yaitu The Kingdom Of Butterfly (Kerajaan Kupu-kupu), dari namanya saja pasti sangat menarik dan menyenangkan berada di tempat ini, namun pengunjung harus bersedih hati, karna pada awalnya kerajaan kupu-kupu berada di hutan – hutan dan saat menelusuri gua yang saya sebutkan di atas sekarang berpindah ke penjual cendramata yang bisa para pengunjung beli dan bawa pulang sebagai cendramata…hehehehe. Kupu – kupu yang semula bebas terbang kesana – kemari di bantimurung kini nasibnya berada di sebuah binkai kaca…. Hehehehe. Tapi tenang aja kupu – kupu di bantimurung gak bakalan habis ko’ karena saat ini sudah ada penangkaran kupu – kupu untuk menjaga populasi kupu – kupu yang ada di Taman Wisata Bantimurung.

Bantimurung juga menjadi habitat yang ideal berbagai species kupu-kupu, burung dan serangga yang langka. Pada tahun 1856-1857 seorang naturalis yang terkemuka bernama “Alfred Russel Wallace” menghabiskan sebagian hidupnya dikawasan ini untuk menikmati dan meneliti 150 species kupu – kupu yang tidak dijumpai di daerah lain. Wallacea juga menjuluki kawasan ini “The Kingdom Of Butterfly” karena keanekaragaman jenisnya. Taman Nasional Bantimurung sebagai institusi pemerintah yang bertanggung jawab dalam hal pengelolaan kawasan konservasi, terus membangun dan merawat fasilitas di kawasan ini. Itulah beberapa alasan mengapa Objek Wisata Bantimurung di katakan Objek Wisata Terbaik di Sulawesi Selatan.
Source : isalblog

Wisata Agrobisnis Jambu Biji Merah

Anda tentu mengenal jambu biji merah. Ya jambu yang dulu jarang dilirik, kini banyak dicari untuk bahan utama juss maupun untuk obat demam berdarah. Nah, di Desa Kalipakis Kecamatan Sukorejo, Kendal Jawa Tengah, kini menjadi sentra budidaya jambu biji merah. Hasil produksi petani banyak dipesan hingga ke berbagai kota di Indonesia.

Jambu biji merah yang ranum, wangi dan manis, bagi warga Desa Kalipakis, telah mampu merubah nasib mereka menjadi lebih baik. Sejak lima tahun yang lalu, mereka banting stir dari menanam padi dan palawija, menjadi petani jambu, seiring mulai trendnya jambu biji untuk dibuat jus jambu sebagai obat demam berdarah.

Selain untuk budidaya, lahan pertanian jambu biji merah juga sering dikunjungi wisatawan yang mampir di desa yang berada di lereng Gunung Perahu tersebut.

Adalah Bapak Syahrir, salah satu petani yang menjadi pionir budidaya jambu di desa Kali Pakis. Awalnya ia hanya menanam seratus bibit pohon jambu di lahan seluas Empat Ribu Meter Persegi. Seiring perjalanan waktu, produksi jambu bakan tak mampu memenuhi permintaan, sehingga ia pun memperluas lahan jambunya. Untuk memperbanyak bibit, Pak Syahrir mencangkok cabang menjadi pohon baru.

Sebenarnya tidaklah sulit membudidayakan jambu biji merah ini. Asalkan tahu bagaimana memperlakukan tanaman, bunga, buah, hingga bagaimana cara membasmi hama. Sejak bunga menjadi bakal buah, harus ditutup dengan plastik. Hal ini untuk menghindari telur lalat yang bisa menjadi ulat dan menggerogoti daging buah jambu. Untuk ulat maupun kutu daun tinggal dibasmi dengan obat semprot yang bisa dibeli di toko pertanian. “Modalnya hanyalah ketekunan dan keuletan dalam merawat”, ujar Pak Syahrir.

Buah yang siap panen akan berwarna hijau agak kekuningan hingga buah berwarna kuning semburat merah. Memanen buah juga harus hati-hati agar buahnya tidak tergores yang bisa merusak penampilan buah. Wisatawan bisa memetik sendiri buah jambu dan langsung memakannya. Atau ikut panen dan mengumpulkannya ke pengepul yang siap menanti di tepi kebun.

Jambu hasil panen akan dibawa ke tempat penyortiran. Di sini buah diseleksi antara buah yang kecil dan besar, sesuai dengan kelasnya.

Banyak atau sedikitnya hasil panen bergantung pada pemeliharaan dan masa musim panen. Saat puncak musim panen, petani bisa memanen hingga satu ton lebih per hari. Sedang pada saat di luar musim, hasil panen hanya berkisar satu kwintal saja. Jambu yang telah disortir lalu dikumpulkan dan dikemas dalam keranjang besar, untuk dikirim ke pemesan.

Jambu biji merah Kalipakis, sudah dikenal di berbagai kota di Indonesia. Jambu dikirim antara lain ke kota Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Purwokerto, hingga ke Bandung Dan Jakarta. Menarik kan?
source : berita86.com

Sendang Duwur, Mengenang Dakwah Sunan Jaman Dahulu

Kisah perjuangan para wali dalam menyiarkan agama Islam di Indonesia, memang berbeda beda cara. Di Lamongan jawa timur, Sunan Sendang Duwur, memiliki kelebihan mampu memboyong sebuah masjid dari jepara jawa tengah menuju Lamongan, untuk siar Islam. Hingga saat ini masjid tersebut masih kokoh bertahan, satu komplek dengan makamnya yang berasitektur perpaduan antara kebudayaan Islam dan Hindu.

Sunan Sendang Duwur bernama asli Raden Noer Rahmad merupakan putra Abdul Kohar Bin Malik Bin Sultan Abu Yazid yang berasal dari Baghdad Irak. Raden Noer Rahmad lahir pada tahun 1320 Masehi dan wafat pada tahun 1585 Masehi. Bukti wafatnya sang Sunan, dapat dilihat pada prasasti berupa pahatan yang terdapat di dinding makam beliau. Sunan Sendang Duwur adalah tokoh kharismatik yang pengaruhnya dapat disejajarkan dengan wali songo pada saat menyiarkan agama Islam di Indonesia.

Bangunan makam Sunan Sendang Duwur terletak di atas bukit Amitunon Desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran Lamongan, berarsitektur tinggi menggambarkan perpaduan antara kebudayaan Islam dan Hindu. Bangunan gapura bagian luar berbentuk mirip tugu Bentar di Bali dan gapura bagian dalam berbentuk paduraksa. Sedangkan dinding penyangga cungkup makam dihiasi ukiran kayu jati yang bernilai seni tinggi dan sangat indah. Bangunan seperti ini dikenal sejak zaman majapahit.

Hubungan antara Sunan Drajad dengan Sunan Sendang Duwur sangatlah erat dalam menyiarkan agama Islam. Bahkan, Sunan drajat merasa kagum kepada Sunan Sendang Duwur yang memiliki kemampuan ilmu agama yang tinggi. Hanya sedikit masyrakat yang tahu mengenai Sunan Sendang Duwur. Padahal, penyebaran Islam di pulau Jawa tak dapat dipisahkan dari sejarah Sunan Sendang Duwur.

Bukti peninggalan Sunan Sendang Duwur yaitu masjid kuno yang lokasinya berdekatan dengan makamnya. Konon, Sunan Sendang Duwur memboyong masjid tersebut dalam waktu semalam, dari mantingan Jepara Jawa Tengah menuju Lamongan atas petunjuk Sunan Drajat dan Sunan Kali Jogo. Masjid tersebut awal mulanya milik Mbok Rondo Mantingan, atau Ratu Kalinyamat yang diberikan kepada Sunan Sendang Duwur di saat masa mudanya. “Proses pemindahan masjid yang hanya membutuhkan waktu semalam itu, menjadi salah satu kelebihan kanjeng Sunan Sedang Duwur”, ujar Haji Ali, Juru Kunci Makam.

Tak hanya masjid, peninggalan kanjeng Sunan Sendang Duwur yang masih ada yaitu mimbar, bedug dan empat gentong berukuran besar yang di dapat dari kerajaan Majapahit.
Bangunan masjid ini telah direnovasi. Terdapat tiga pintu masuk untuk bagian depan. Di setiap pintu masuk bertuliskan angka tahun. Pintu sebelah kanan misalnya bertuliskan angka 1421 Saka, pintu tengah 1339 Hijriyah bertulisan arab, dan pintu sebelah kiri bertuliskan angka 1920 Masehi saat masjid ini direnovasi.

Dari masjid yang telah berusia 477 tahun inilah, Sunan Sendang Duwur pernah melakukan syiar agama Islam. Salah satu ajarannya yang terkenal adalah himbauan pada seseorang agar berjalan di jalan yang benar dan kalau sudah mendapat kenikmatan, jangan lupa sedekah.

Di kompleks yang sama, terdapat pula makam makam para santri Sunan Sendang Duwur, yang hingga kini di keramatkan masyarakat sekitar.

Bulan ramadhan seperti saat ini, arus peziarah ke makam Sunan Sendang Duwur memang sepi. Namun, puncak keramaian pengunjung untuk berziarah berada pada sebelum dan sesudah ramadhan nantinya. Walaupun komplek makam terletak di dataran tinggi, yakni sekitar 70 meter di atas permukaan laut, tetapi lokasinya bisa dijangkau oleh kendaraan umum ataupun pribadi. Sarana jalan yang sudah baik dan memadai memudahkan para pengunjung yang ingin berwisata ziarah.
Source : berita86.com

Alpukat kocok lengkap dengan meses coklat!

Alpukat adalah salah satu buat favorit, karena di rumah dari kecil sering bikin jus alpukat.. tapi yang khas di rumah adalah bukan jus alpukat, tapi alpukat kocok :D
Jadi si alpukatnya ga di jus, cuma di korekin dari kulitnya, trus dikocok-kocok di gelas, dikasi susu kental manis, dan yang wajib hukumnya adalah dikasi meses coklat yang banyakkk!!!! dan es batu tentunya wahhhh langsung deh ngilerrrrr :D
Buat yang belum pernah coba wajib coba yah!
masakmasakmasak

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.